PENCEGAHAN STUNTING MELALUI IMPLEMENTASI BATUR NGARIT (Biasakan Tanam Sayur dan Arisan Telur Ngen Rodok Irit), PADA BKB MENTARI DESA NGROTO KEC. KISMANTORO : YUK JADI BATURKU !

kec.kismantoro.wonogirikab.go.id – Bina Keluarga Balita (BKB) menjadi salah satu wadah untuk membina keluarga balita agar tumbuh kembang anak dapat tercapai secara optimal. Melalui BKB, diharapkan pencegahan stunting di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) juga dapat dilakukan. Selain penyuluhan, kegiatan BKB juga dapat dikembangkan agar lebih menyenangkan, salah satunya melalui BATUR NGARIT.

BATUR NGARIT (Biasakan Tanam Sayur dan Arisan Telur Ngen Rodok Irit) adalah sebuah Gerakan untuk meningkatkan peran BKB dalam pencegahan stunting dengan mengajak anggota BKB untuk menanam dan arisan telur. BATUR NGARIT ini pertama kali diimplementasikan pada BKB Mentari di Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro Kabupaten Wonogiri.

Alasan mengapa BATUR NGARIT diimplementasikan di BKB Mentari adalah jumlah baduta stunted di Desa Ngroto terbanyak se-Kecamatan Kismantoro (berdasarkan penimbangan bulan September dan Oktober 2023), untuk meningkatkan peran BKB dalam percepatan penurunan stunting, serta untuk menciptakan pertemuan BKB yang menyenangkan dan berdampak langsung pada anggota BKB.

Kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan dalam BATUR NGARIT adalah KIE/Penyuluhan, menanam sayur – sayuran, arisan telur, serta konseling baik individu maupun kelompok. Kegiatan KIE/Penyuluhan dilaksanakan saat pertemuan BKB dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota BKB tentang pola asuh yang tepat bagi balita dan pencegahan stunting di 1000 HPK.

Kegiatan tanam sayur dilaksanakan kondisional di pekarangan rumah masing – masing dengan tujuan agar anggota BKB dapat mengonsumsi sayuran dari hasil panen sendiri sehingga lebih sehat dan hemat. Arisan telur dilaksanakan sebulan sekali saat pertemuan BKB. Tujuan dari kegiatan arisan telur adalah untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga anggota BKB dengan cara yang lebih irit. Kegiatan Konseling dilaksanakan kondisional dengan membuat janji terlebih dahulu dengan Penyuluh KB. Pada kegiatan Konseling ini Penyuluh KB bekerjasama dengan Bidan Desa dan Ahli Gizi untuk membantu anggota BKB dalam menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Gerakan ini mendapatkan dukungan dari Kepala Desa Ngroto dan Camat Kismantoro sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di Kecamatan Kismantoro. Dengan adanya Gerakan ini diharapkan pemahaman orang tua tentang pencegahan stunting dapat meningkat sehingga angka baduta stunted bisa menurun.

YUK JADI BATURKU !

(Timred/SRF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *